Bhakti sosial adalah salah satu kegiatan sebagai upaya penanaman kepedulian peserta didik terhadap masyarakat. Beraneka ragam suku, adat istiadat, budaya dan tradisi yang berkembang, menuntut mereka harus mampu membaur dan di tengah masyarakat, tampil sebagai generasi penuh percaya diri, penerus estafet kepemimpinan masa depan. Pembekalan pengalaman sebanyak mungkin, dalam aspek kehidupan apapun, harus diberikan kepada peserta didik agar mereka mampu bersaing hidup di era globalisasi sekarang ini, kembali tampil sebagai manusia yang sukses menjadi teladan bagi generasi selanjutnya.
Dalam upaya itu salah satu program tahunan SMA Negeri Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti (SMANTITAS) Jambi adalah menyelenggarakan kemah Bhakti Sosial (baksos), bagi peserta didik kelas XII Program IPA dan IPS. Pada tahun ini bertempat di Desa Suka Damai Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi, tanggal 25-29 Januari 2012.
Ketua Koordinator Lapangan (korlap), Suyadi, M. Pd menkonfirmasikan bahwa rombongan kemah baksos tahun ini berjumlah 201 orang, dengan perincian 181 siswa kelas XII (121 program IPA, 60 program IPS) dan 20 pamong pendamping. Lokasi perkemahan bertempat di Desa Suka Damai (40 km dari Kota Jambi, red) Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi, dari tanggal 25-29 Januari 2012. Dari sekolah berangkat Rabu (25/1) pukul 09.00 WIB menggunakan 4 armada bis umum, 1 bis SMANTITAS dan 1 unit truk pengangkut barang. Di lokasi akan dipasang 2 unit tenda masing-masing berkapasitas 60 orang. Seluruh siswa sudah diinformasikan untuk membawa peralatan masak, dibagi per kelompok, sarana dan prasarana lainnya serta perlengkapan pribadi masing-masing. “Dengan demikian pelaksanaan kemah baksos, Insya Allah sudah siap dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah direncanakan,” ujarnya optimis.
Selanjutnya ia menjelaskan program kerja yang akan dilaksanakan oleh siswa antara lain adalah pengecatan masjid, pembuatan lapangan volly ball, penyuluhan bahaya narkoba (nara sumber Polsek Mestong Kabupaten Muaro Jambi), pembagian sembako dan pakaian kepada masyarakat kurang mampu, lomba mewarnai dan menggambar untuk siswa Sekolah Dasar dan lain sebagainya. “Dengan adanya kegiatan ini diharapkan peserta didik bisa mengetahui lebih dekat bagaimana kehidupan masyarakat sesungguhnya, dengan berbagai tingkatannya. Juga menanamkan kepedulian mereka kepada masyarakat yang kurang mampu, dengan menyumbangkan bingkisan sembako dan pakaian yang sudah mereka kumpulkan sebelumnya,” jelasnya.
Sementara Hendra Gunawijaya, salah seorang siswa peserta baksos menjelaskan bahwa pelaksanaan kemah bhakti sosial ini sangat berguna bagi kami untuk menambah pengalaman bagaimana membaur dengan masyarakat. “Toh, nanti ketika kami sudah menyelesaikan pendidikan akan kembali ke masyarakat. Kalau tidak memiliki pegalaman sama sekali bagaimana bersosialisasi dengan masyarakat, dikhawatirkan nanti bisa menjadi canggung. Apalagi desa yang dituju setiap baksos sebagain besar adalah desa asing, artinya desa tersebut belum pernah kami kunjungi. Jadi di sini ada tantangan tersendiri, bagaimana mampu menyesuaikan diri di daerah asing dalam waktu yang singkat,” jelasnya. “Semoga saja pelakasanaan baksos kami kali ini berjalan sukses,” tutupnya sembari memohon doa kepada keluarag besar SMANTITAS, orangtua dan masyarakat.
Siswa SMAN TT H. Abdurrahman Sayoeti adakan Kemah Bhakti Sosial
Januari 24, 2012 oleh gurusmatt

